TANJUNGPINANG, Batamist.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sepakat mempererat sinergi lintas daerah. Kesepakatan ini dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Gedung Daerah, Tanjungpinang, pada Jumat (8/5/2026).
Prosesi penandatanganan dilakukan langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dan Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) Asmar. Kolaborasi ini mencakup poin-poin krusial, mulai dari optimalisasi transportasi penyeberangan antarwilayah, peningkatan iklim penanaman modal, hingga penguatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Momentum Penguatan Sektor Maritim
Dalam pidatonya, Gubernur Ansar Ahmad menekankan bahwa kedekatan geografis dan historis menjadi fondasi kuat bagi kedua wilayah untuk saling melengkapi potensi ekonomi.
“Wilayah kita sama-sama bertumpu pada kekuatan sektor maritim, perdagangan, serta mobilitas antar pulau yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat,” ujar Gubernur Ansar.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi nyata harus menjawab tantangan keterbatasan konektivitas dan tingginya tuntutan pelayanan publik. Sinergi ini tidak boleh berhenti sebagai langkah simbolis di atas kertas semata.
“Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan mobilitas antar wilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat integrasi pembangunan antar daerah,” tambahnya.
Gubernur Ansar meminta seluruh perangkat daerah segera menindaklanjuti kesepakatan ini. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan program yang inovatif, terukur, dan berdampak langsung di lapangan.
Optimalisasi Potensi Daerah
Senada dengan Gubernur, Bupati Kepulauan Meranti, Asmar, memberikan apresiasi tinggi atas sambutan hangat dari Pemprov Kepri. Menurutnya, dukungan dari daerah tetangga sangat vital bagi kemajuan Meranti.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau atas sambutan dan dukungan terhadap kerja sama ini,” tutur Asmar.
Asmar menjelaskan bahwa Kepulauan Meranti memiliki potensi besar di bidang perikanan, pertanian, dan pariwisata. Namun, pengembangan seluruh potensi tersebut memerlukan sinergi dengan Kepri yang berbatasan langsung secara wilayah.
Ia optimis bahwa integrasi sumber daya manusia dan kekayaan alam melalui kerja sama ini akan mempercepat pembangunan. Selain itu, pemanfaatan teknologi juga menjadi kunci utama dalam memajukan kawasan kedua daerah tersebut.
(RED)



