BATAM, Batamist.id – Anggapan Paskibraka hanya sebatas pengibar bendera kini telah pudar. Di Kota Batam, program Pemusatan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025 telah bertransformasi menjadi wadah strategis untuk mencetak kader pemimpin bangsa dan Duta Pancasila berintegritas tinggi.
Dataran Engku Putri menjadi saksi bisu pembukaan pemusatan Paskibraka yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Dalam momen khidmat tersebut, Amsakar tak hanya membuka pelatihan, namun juga mengukuhkan para Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Batam. Ini menegaskan komitmen pemerintah kota dalam menginvestasikan masa depan generasi muda.
Investasi Masa Depan Bangsa
Sebagai Inspektur Upacara, Wali Kota Amsakar Achmad dengan tegas menyatakan bahwa pembentukan Paskibraka jauh melampaui tugas seremonial. Ini bukan hanya tentang mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka saat HUT Kemerdekaan RI.
“Melalui program pembinaan ini, kita tidak hanya melatih kedisiplinan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan jiwa Pancasila. Inilah investasi masa depan bangsa,” ujar Amsakar dalam amanatnya.
Selanjutnya, Amsakar berharap, dari 50 peserta Paskibraka yang terdiri dari 24 putra dan 26 putri ini, akan lahir bibit-bibit pemimpin yang mencintai tanah air, berjiwa nasionalis, dan memiliki jiwa Pancasila yang kuat. Mereka akan dibina secara intensif oleh instruktur gabungan dari unsur TNI, Polri, serta Purna Paskibraka Kota Batam.
Transformasi Peran dan Penanaman Nilai Luhur
Upacara pembukaan ini juga menjadi momen simbolis penyematan tanda peserta oleh Wali Kota Batam. Selain itu, seluruh peserta turut membacakan Ikrar Duta Pancasila Paskibraka Indonesia.
Prosesi ini semakin memperkuat pesan bahwa Paskibraka Batam kini memiliki peran ganda. Mereka tidak hanya mahir dalam formasi baris-berbaris, tetapi juga menjadi agen penyebar nilai-nilai luhur Pancasila di tengah masyarakat.
“Saya berharap, dari sinilah akan lahir calon pemimpin-pemimpin bangsa yang cinta tanah air, memilikin jiwa nasionalisme dan jiwa Pancasila,” tambah Amsakar, menekankan pentingnya proses pembinaan karakter ini.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Kesbangpol Kota Batam, Riama Manurung, Kepala Bagian Hukum Setdako Batam, Joko Satrio Sasongko, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, menunjukkan dukungan penuh dari berbagai elemen pemerintahan.
Pelatihan intensif dan pengukuhan Duta Pancasila mendorong terus tumbuhnya semangat kebangsaan serta nilai-nilai luhur Pancasila. Generasi muda Kota Batam akan meneruskan nilai-nilai ini ke seluruh penjuru tanah air.