BerandaBatamBNNP Kepri Edukasi Santri Lewat Inovasi Layanan VAKSIN

BNNP Kepri Edukasi Santri Lewat Inovasi Layanan VAKSIN

BATAM, Batamist.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau meluncurkan strategi baru dalam membentengi generasi muda dari bahaya narkotika. Melalui inovasi Wisata Edukasi P4GN berbasis VAKSIN (Visual, Auditory, Kinesthetic, Sistematis, dan Terintegrasi), instansi ini membuka pintu bagi institusi pendidikan untuk belajar secara interaktif, Selasa (28/4/2026).

Sebanyak 30 santri dari Pesantren Modern Raudhatusallam mengunjungi kantor BNNP Kepri guna mengikuti program tersebut. Kegiatan ini dirancang bukan sekadar kunjungan formal, melainkan upaya konkret meningkatkan ketahanan diri remaja agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Koordinator Bidang P2M BNNP Kepri, apt. Lisa Mardianti, S.Farm., M.M., saat membuka kegiatan menyatakan bahwa program ini merupakan terobosan untuk memberikan pelayanan publik yang lebih transparan dan edukatif.

“Layanan Wisata Edukasi ini merupakan terobosan inovasi dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui informasi dan edukasi yang terintegrasi,” ujar perwakilan BNNP Kepri tersebut.

Para santri mengikuti serangkaian tur yang dimulai dengan penyuluhan di Taman Edukasi. Selain materi bahaya narkoba, mereka juga mendapatkan informasi mengenai akses layanan rehabilitasi.

Setelah itu, edukasi berlanjut pada pengenalan teknologi deteksi dini. Dalam sesi ini, petugas mendemonstrasikan pemanfaatan mobil X-Ray sebagai alat pemindai narkotika yang mampu menembus barang bawaan secara akurat. Pengalaman para santri terasa semakin lengkap saat mereka menyaksikan langsung aksi “Purga”, anjing pelacak unit K-9. Satwa tersebut beraksi dengan cekatan di bawah panduan pawang Kevin dan tim.

Lisa juga menjelaskan bahwa konsep VAKSIN memungkinkan peserta menyerap informasi melalui berbagai indra sekaligus.

“Layanan ini bertujuan untuk meningkatkan imun atau ketahanan diri remaja terhadap penyalahgunaan narkoba,” jelasnya saat mendampingi para santri.

Petugas menutup rangkaian wisata edukasi ini dengan mengajak para santri mengunjungi Rutan Kelas IIB BNNP Kepri serta tur ke Loka Rehabilitasi Batam. Melalui pengalaman langsung ini, harapannya para santri memiliki pemahaman mendalam mengenai risiko hukum dan kesehatan akibat narkoba. Selain itu, mereka juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan pesantren.

(RAY)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments