BerandaUncategorizedTekan Narkoba, BNNP Kepri Gelar Sinergi di Pulau Setokok

Tekan Narkoba, BNNP Kepri Gelar Sinergi di Pulau Setokok

BATAM, Batamist.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau (Kepri) terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika di wilayah pesisir. Melalui Seksi Pemberdayaan Masyarakat Bidang P2M, BNNP Kepri menggelar Rapat Sinergi Program Stakeholder pada Kawasan Rawan Narkoba.

Kegiatan tersebut berlangsung di Fasum Kantor Lurah Setokok pada Senin (5/10/2026). Koordinator Bidang P2M BNNP Kepri, apt. Lisa Mardianti, S.Farm., M.M., membuka acara secara resmi sekaligus memaparkan strategi pemulihan kawasan rawan melalui penguatan ketahanan ekonomi warga.

Lisa menegaskan bahwa pembukaan peluang usaha produktif menjadi benteng utama dalam membendung ancaman peredaran gelap narkoba di tengah masyarakat.

“Penguatan ekonomi masyarakat merupakan salah satu kunci utama untuk memutus mata rantai penyebaran narkoba di wilayah rawan. Melalui program pemberdayaan alternatif yang bersinergi dengan para pemangku kepentingan, kita ingin membuka peluang usaha yang produktif sehingga masyarakat memiliki ketahanan sosial dan ekonomi yang kuat,” ujar Lisa.

Pendampingan Usaha dan Potensi UMKM Lokal

Lurah Setokok, Syaiful Bahri, turut memberikan sambutan serta arahan terkait pemetaan potensi wilayahnya. Selanjutnya, Penyuluh dari Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Batam, Bayu Setiadji, menyampaikan materi mengenai tata cara pendampingan dan pengembangan potensi UMKM lokal.

Para pemateri memberikan panduan praktis agar warga Kelurahan Setokok dapat mengoptimalkan komoditas lokal menjadi produk bernilai jual tinggi.

Rapat kerja interaktif ini menghadiri perwakilan Kecamatan Bulang, perangkat Kelurahan Setokok, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran calon pendamping dan peserta pelatihan.

Wujudkan Lingkungan Bersih Narkoba

Melalui forum kolaborasi ini, BNNP Kepri mendorong kemitraan lintas sektor di Kelurahan Setokok agar berjalan konsisten dan berkesinambungan. Keterlibatan aktif tokoh masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan Program Pemberdayaan Alternatif di lapangan.

Sinergi yang solid diharapkan mampu menciptakan iklim lingkungan yang aman, mandiri, serta bersih dari penyalahgunaan narkoba (Bersinar).

(RAY)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments