TANJUNGPINANG, Batamist.id – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII tingkat provinsi tahun 2026. Kegiatan syiar Islam terbesar di Kepri ini berlangsung meriah di Kawasan Alun-Alun Gurindam 12, Tanjungpinang, Sabtu (4/7/2026) malam.
Gubernur Ansar menandai pembukaan ajang ini dengan memukul kompang bersama, setelah sebelumnya peserta mengikuti defile kafilah dari tujuh kabupaten/kota se-Kepulauan Riau. MTQ XII yang mengusung tema “Dengan Qur’an Membangun Kepri” ini berlangsung selama enam hari, mulai 4 hingga 9 Juli 2026. Sebanyak 370 peserta (186 putra dan 184 putri) dari seluruh wilayah Kepri ikut serta dalam ajang ini.
Pembangunan Karakter Berbasis Al-Qur’an
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menekankan bahwa MTQ bukan sekadar perlombaan membaca ayat suci. Ia menyoroti pentingnya nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup masyarakat.
“Sesungguhnya MTQ adalah momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada masyarakat. Membangun daerah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik atau capaian indikator ekonomi dan sosial semata, tetapi yang jauh lebih penting adalah membangun kualitas sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, berakhlakul karimah, memiliki dedikasi, loyalitas, dan semangat yang dilandasi nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar Ansar.
Gubernur Ansar juga menargetkan para pemenang provinsi untuk melaju ke tingkat nasional.
“Insya Allah para peserta terbaik akan mewakili Kepulauan Riau pada MTQ Nasional. Kita berdoa semoga mereka mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” katanya merujuk pada gelaran MTQ Nasional di Semarang, Jawa Tengah, pada 12 September 2026 mendatang.
Semangat Kecintaan pada Kalamullah
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum LPTQ Provinsi Kepulauan Riau, mengungkapkan apresiasinya atas dedikasi para peserta. Ia juga menegaskan bahwa data 370 peserta mencerminkan semangat besar masyarakat Kepri dalam mencintai Al-Qur’an.
“Angka dan data yang saya sampaikan bukan sekadar catatan administratif. Di baliknya ada 370 anak negeri Kepulauan Riau yang telah berbulan-bulan menghafal, melafalkan, dan menghayati setiap ayat suci Al-Qur’an. Ada tujuh venue yang dipersiapkan dengan penuh kesungguhan dan ribuan jam kerja panitia yang tidak kenal lelah. Semua itu adalah wujud nyata kecintaan masyarakat Kepulauan Riau kepada Kalamullah,” ungkap Nyanyang.
Ragam Cabang Perlombaan
Pemerintah Kota Tanjungpinang selaku tuan rumah telah menyiapkan tujuh lokasi perlombaan yang berlangsung pada 5–8 Juli 2026. Para peserta akan berkompetisi dalam berbagai cabang, di antaranya:
- Tilawah Al-Qur’an, Tartil, dan Qira’at
- Hifzil Qur’an dan Tafsir Al-Qur’an
- Khat Al-Qur’an (Kaligrafi)
- Fahmil Qur’an dan Syarhil Qur’an
- Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an
Rangkaian acara ini mencakup malam ta’aruf, pawai, bazar UMKM, perlombaan, hingga city tour, yang ditutup dengan malam penutupan untuk mengumumkan para juara terbaik.
(RED)




