BATAM, Batamist.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, mengimbau masyarakat agar memanfaatkan platform digital secara bijaksana dan produktif. Erlita menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri agenda Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Sagulung, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang dihelat meriah ini melibatkan sekitar 600 peserta dari enam kelurahan berbeda. Panitia memberikan berbagai materi esensial kepada warga, mulai dari pemenuhan gizi ibu dan balita, langkah pencegahan stunting, hingga optimalisasi fungsi Posyandu untuk meningkatkan taraf kesejahteraan keluarga.
Antusiasme Warga dan Dukungan Kecamatan
Camat Sagulung, Muhammad Arfie Eranov, menjelaskan bahwa masing-masing kelurahan mengerahkan 100 orang perwakilan guna mengikuti seluruh sesi pelatihan dan pembekalan tersebut.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga,” ujarnya.
Erlita turut mengapresiasi semangat tinggi para peserta yang mengikuti acara dari awal hingga tuntas. Ia juga berharap masyarakat dapat langsung mengaplikasikan wawasan yang narasumber bagikan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Terima kasih kepada ibu-ibu yang telah hadir. Semoga ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi keluarga serta lingkungan sekitar,” kata Erlita.
Optimalkan Media Sosial untuk Bisnis
Selain isu kesehatan keluarga, Erlita menyoroti fungsi strategis media sosial sebagai sarana pendongkrak ekonomi kreatif. Ia juga menilai platform digital mampu memperluas jangkauan pasar bagi para pelaku usaha rumahan.
“Bagi ibu-ibu yang memiliki usaha, manfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk dan mengembangkan bisnis. Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat,” pesannya.
Pentingnya Literasi dan Cermat Bermedia Sosial
Di hadapan ratusan peserta, Erlita juga mengingatkan pentingnya peningkatan literasi digital agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu. Ia berpesan agar warga selalu membaca berita secara menyeluruh sebelum mempercayai atau membagikannya.
“Ketika menerima informasi di media sosial, bacalah isinya secara lengkap. Jangan hanya membaca judulnya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman ataupun ikut menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Jadilah pengguna media sosial yang bijak,” ujarnya.
Menutup arahannya, Erlita Amsakar menegaskan bahwa setiap perempuan mempunyai ruang dan potensi besar untuk terus berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan keluarga maupun lingkungan sekitar.
(RAY)




