BATAM, Batamist.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) resmi menjalin kemitraan strategis. BP Batam dan UMRAH menuangkan kesepakatan ini ke dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang mereka tandatangani di Marketing Centre BP Batam pada Selasa (23/6/2026).
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, langsung menandatangani Nota Kesepahaman tersebut. Jajaran pimpinan kedua lembaga menghadiri acara tersebut. Para deputi BP Batam, pejabat tingkat II, serta wakil rektor dan dekan di lingkungan UMRAH turut hadir dalam kegiatan ini.
Fokus pada Implementasi Nyata
Kolaborasi ini mencakup berbagai aspek krusial. Kedua belah pihak melaksanakan asistensi, kajian, konsultasi, penelitian, pengembangan kompetensi, serta pemanfaatan sarana dan prasarana.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menekankan harapannya agar kerja sama ini tidak sekadar menjadi formalitas seremonial. Kedua belah pihak harus mewujudkan program konkret untuk mendukung tugas masing-masing.
“Penting bagi kita untuk tidak sekadar berhenti pada tataran seremoni, tetapi memastikan kerja sama ini ditindaklanjuti melalui langkah-langkah nyata yang mendukung pertumbuhan investasi dan pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh,” ujar Amsakar.
Dukungan Akademik bagi Pengembangan Wilayah
Kolaborasi ini dinilai sangat strategis mengingat perluasan cakupan wilayah kerja BP Batam yang kini mengelola 22 pulau. Hal ini sejalan dengan penyesuaian regulasi yang tertuang dalam PP Nomor 25 Tahun 2025, PP Nomor 28 Tahun 2025, dan PP Nomor 47 Tahun 2026.
BP Batam mengharapkan UMRAH, sebagai perguruan tinggi yang memiliki spesialisasi dalam pendidikan dan riset kemaritiman, memberikan dukungan akademik melalui kajian dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan wilayah.
Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, menyatakan kesiapan lembaganya untuk berkolaborasi dalam berbagai pilar. Lembaga ini akan menjalankan riset ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi budaya maritim, hingga pengabdian masyarakat.
“Kami siap mendukung berbagai upaya yang dilakukan BP Batam melalui penguatan riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap sinergi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi Batam sebagai episentrum ekonomi Kepulauan Riau dan Indonesia Barat,” tutur Prof. Agung Dhamar.
Melalui langkah ini, BP Batam dan UMRAH memperkuat pembangunan wilayah serta pertumbuhan investasi. Selain itu, kedua belah pihak mengembangkan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada riset dan inovasi kemaritiman.
(RAY)



