BerandaBatamPemko Batam Petakan Kebutuhan Guru & Tenaga Didik

Pemko Batam Petakan Kebutuhan Guru & Tenaga Didik

BATAM, Batamist.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memperkuat sektor pendidikan daerah. Wali Kota Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra memimpin langsung proses pemetaan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan.

Langkah strategis ini bertujuan memastikan kebijakan pemenuhan tenaga pendidik didukung data akurat. Dengan demikian, pemerataan guru dan peningkatan kualitas layanan pendidikan dapat terwujud di seluruh sekolah.

Verifikasi Data Guru di Batam

Pemerintah menggelar silaturahmi bersama aparatur sipil negara sektor pendidikan di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Rabu (5/8/2026). Sebanyak 648 ASN dari Kecamatan Sekupang yang mencakup pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja mengikuti kegiatan ini.

Wali Kota Amsakar Achmad menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari validasi data. Tujuannya untuk memperoleh gambaran riil mengenai kondisi tenaga pendidik di Kota Batam.

“Dari pendataan ini kita mengetahui kondisi riil guru di Batam sebagai dasar menyusun kebijakan ke depan,” ujarnya.

Saat ini, Pemko Batam mencatat ada 4.877 guru dan tenaga kependidikan berstatus PNS maupun PPPK. Jumlah tenaga pendidik berstatus PPPK mendominasi dibandingkan PNS.

Komitmen Peningkatan Mutu SDM

Amsakarjuga memberikan apresiasi tinggi kepada para guru. Ia juga menilai dedikasi mereka berhasil mendongkrak kualitas sumber daya manusia di Batam.

Pencapaian ini terlihat dari kenaikan Indeks Pembangunan Manusia Kota Batam dari 83,3 pada 2024 menjadi 83,8 pada 2025. Pemerintah berkomitmen menjadikan pembangunan SDM sebagai prioritas utama.

“Kalau mutu pendidikan kita baik, tentu karena guru-gurunya hebat. Karena itu, pembangunan SDM menjadi prioritas, termasuk melalui program seragam sekolah gratis dan beasiswa,” katanya.

Solusi Atasi Kekurangan Guru

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mengungkapkan bahwa validasi data ini merespons laporan kepala sekolah. Sejumlah satuan pendidikan dilaporkan masih mengalami kekurangan guru.

Pemerintah menelusuri komposisi kepegawaian secara mendalam. Hasilnya menunjukkan tantangan tersendiri dalam pemerataan tenaga pendidik di lapangan.

“Hasil penelusuran menunjukkan jumlah guru cukup besar, tetapi komposisi PPPK lebih banyak. Sementara guru ASN yang pensiun belum sepenuhnya tergantikan, sehingga sejumlah sekolah masih kekurangan tenaga pendidik,” jelasnya.

Data akurat mengenai status kepegawaian dan masa pensiun sangat krusial. Pemko Batam berencana membawa persoalan ini langsung kepada pemerintah pusat untuk mencari solusi tuntas.

“Setelah data dimutakhirkan, kami akan membawa persoalan kebutuhan guru di Batam kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia untuk mencari solusi bersama,” ujarnya.

Sebaran ASN Pendidikan di Batam

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, melaporkan bahwa proses validasi berjalan secara bertahap di seluruh kecamatan. Pemetaan sebelumnya telah menjangkau Kecamatan Batuampar dan Batam Kota.

Secara keseluruhan, Kota Batam memiliki 4.877 ASN sektor pendidikan yang tersebar di 12 kecamatan. Angka tersebut terdiri atas 1.778 PNS dan 3.099 PPPK.

Melalui pemutakhiran data yang komprehensif ini, Pemko Batam optimis dapat merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. Upaya ini sekaligus mengawal peningkatan mutu pendidikan untuk melahirkan SDM yang unggul.

(RAY)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments