TANJUNGPINANG, Batamist.id – Sebanyak 375 peserta dari tujuh kabupaten/kota se-Kepulauan Riau (Kepri) siap bersaing ketat dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2026. Perhelatan akbar ini dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 9 Juli 2026 mendatang di Kota Tanjungpinang.
Guna mematangkan kesiapan para kafilah dan teknis acara, Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, memimpin langsung rapat koordinasi di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Senin (25/5/2026).
Dalam arahannya, Wagub Nyanyang menegaskan bahwa esensi MTQ melampaui batas agenda seremonial tahunan. Ia menilai kompetisi religius ini memegang peran krusial dalam memperkokoh syiar Islam di tengah masyarakat.
“MTQ hadir sebagai kristalisasi nilai-nilai luhur Al-Qur’an, mempertemukan keindahan seni bacaan dengan kedalaman makna wahyu Ilahi. Di tengah arus globalisasi dan tantangan moral saat ini, penguatan iman dan takwa menjadi benteng utama masyarakat Kepri,” ujar Nyanyang.
Rincian Kuota Kafilah Tiap Daerah
Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni, merincikan sebaran 375 peserta yang akan memeriahkan mimbar perlombaan. Kuota tersebut terbagi secara merata di antara seluruh kabupaten dan kota di Kepri.
Kota Batam mengirimkan 56 orang, Kabupaten Bintan 50 orang, Karimun 54 orang, Kepulauan Anambas 52 orang, Lingga 56 orang, Natuna 51 orang, serta Kota Tanjungpinang selaku tuan rumah menerjunkan 56 orang.
“Tema strategis yang diangkat pada pelaksanaan MTQ XII tahun 2026 adalah ‘Dengan MTQ XII Tahun 2026 Kita Tingkatkan Cinta Quran untuk Kepri Maju, Makmur dan Merata’,” ungkap Misni.
Misni menambahkan bahwa para peserta ini mencakup berbagai golongan usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Melalui penjaringan ketat ini, panitia berharap dapat melahirkan qari dan qariah terbaik yang siap mewakili Kepri di panggung nasional.
Fasilitas Terbaik untuk Para Peserta
Sebagai Ketua Umum LPTQ Provinsi Kepri, Nyanyang Haris Pratamura meminta kolaborasi total dari seluruh OPD dan panitia pelaksana demi menyambut ratusan peserta tersebut. Ia memberikan instruksi khusus kepada Kota Tanjungpinang selaku tuan rumah untuk memberikan pelayanan terbaik.
“Sebagai tuan rumah, Kota Tanjungpinang harus memastikan kesiapan fisik seratus persen. Mulai dari astaka utama, penginapan, transportasi, konsumsi hingga layanan kesehatan bagi seluruh kafilah harus benar-benar siap,” tegas Nyanyang.
Selain arena lomba, panitia juga mengemas MTQ XII dengan rangkaian kegiatan pendukung, seperti malam taaruf, pawai taaruf, dan bazar UMKM lokal. Kehadiran ragam acara ini bertujuan untuk menggerakkan roda ekonomi kreatif masyarakat sekitar selama kompetisi berlangsung.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Wakil Walikota Tanjungpinang Raja Ariza dan jajaran OPD Pemprov Kepri. Selain itu, unsur pengurus LPTQ serta perwakilan panitia pelaksana dari Pemko Tanjungpinang juga tampak hadir.
(RED)




