KARIMUN, Batamist.id – Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut (Denpomal) Lanal Tanjungbalai Karimun (TBK) menggelar razia gabungan berskala besar di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Karimun. Operasi ini bertujuan menegakkan kedisiplinan prajurit TNI maupun personel Polri.
Aksi ini merupakan bagian dari Operasi Yustisi Gabungan Polisi Militer TNI Tahun 2026. Dalam pelaksanaannya, Denpomal menggandeng tim gabungan dari Denpom 1/6-2 TBK, Polres Karimun, Satpol PP, Bea Cukai, Imigrasi, hingga BNNK Karimun untuk menyisir setiap sudut THM.
Perkuat Wibawa Hukum dan Sinergisitas
Dandenpom AL Lanal TBK, Kapten Laut (PM) Dr. Daryrahman Diyan Baskoro, menjelaskan bahwa patroli lintas instansi ini merupakan langkah nyata untuk menjaga martabat institusi. Petugas memfokuskan pemeriksaan pada identitas (KTA) serta surat kelengkapan bagi pengunjung yang mereka duga sebagai anggota aktif.
“Kegiatan ini adalah bentuk sinergitas TNI-Polri dan instansi terkait lainnya untuk meningkatkan disiplin serta penegakan hukum, khususnya bagi prajurit TNI dan anggota Polri yang berada di luar jam dinas di tempat yang tidak semestinya,” ujar Kapten Daryrahman, Senin (20/4/2026)
Hasil Razia: Prajurit Semakin Disiplin
Setelah penyisiran intensif selama kurang lebih tiga jam, tim melaporkan kondisi di Tanjungbalai Karimun tetap kondusif. Menariknya, tidak ada satu pun personel yang terjaring dalam operasi kali ini. Kapten Daryrahman memberikan apresiasi tinggi atas peningkatan kesadaran para prajurit dalam menjaga nama baik korps.
“Selama pelaksanaan kegiatan, tidak ditemukan adanya anggota TNI maupun Polri yang terjaring dalam razia ini. Hal ini menunjukkan kesadaran disiplin prajurit dalam menjaga nama baik institusi sudah sangat baik,” terangnya.
Melalui kegiatan rutin seperti ini, pihak berwenang berharap stabilitas keamanan di Kabupaten Karimun terus terjaga. Selain itu, langkah preventif ini efektif untuk meminimalisir potensi penyalahgunaan wewenang maupun pelanggaran hukum oleh oknum aparat di tengah masyarakat.
(RAY)


