BATAM, Batamist.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau melalui Seksi Pencegahan Bidang P2M menggelar evaluasi pelaksanaan fasilitasi advokasi pencegahan di SMKN 2 Batam pada Jumat, (4/9/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur efektivitas, capaian, serta keberlanjutan program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba di lingkungan sekolah.
Komitmen Bersama Dunia Pendidikan
Acara dibuka secara resmi oleh Koordinator Bidang P2M BNNP Kepri, apt. Lisa Mardianti, S.Farm., M.M., bersama Kepala SMKN 2 Batam, Drs. M. Refio, M.Pd. Kedua belah pihak menegaskan komitmen bersama dalam membentengi generasi muda dari ancaman bahaya narkotika melalui jalur pendidikan formal.
Dalam sesi pemaparan, perwakilan guru SMKN 2 Batam, Ragil Setyorini, S.Pd., menyampaikan capaian implementasi materi anti narkoba yang telah diintegrasikan ke dalam mata pelajaran. Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah juga membagikan sejumlah kendala teknis yang mereka hadapi selama proses penyusunan dan pengajaran di kelas.
Diskusi Interaktif dan Harapan ke Depan
Selanjutnya, rangkaian kegiatan sesi diskusi interaktif bersama para tenaga pendidik SMKN 2 Batam. Sesi ini dipandu langsung oleh Subkoordinator Seksi Pencegahan BNNP Kepri, Addlinsyah, S.K.M.
Melalui evaluasi ini, BNNP Kepri berharap integrasi kurikulum anti narkoba dapat berjalan lebih optimal, adaptif, dan berkelanjutan. BNNP Kepri juga berharap, langkah strategis tersebut mampu mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih dari narkoba atau yang masyarakat kenal sebagai program Bersinar.
(RAY)




