BerandaBatamBahas Isu Loker dan Pajak, Ir. Suryanto Dorong Ide KAMMI Batam

Bahas Isu Loker dan Pajak, Ir. Suryanto Dorong Ide KAMMI Batam

BATAM, Batamist.id – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Batam membuka ruang kolaborasi kritis melalui perhelatan Stadium General dan Dialog Kebangsaan. Acara yang menghadirkan Anggota Komisi 3 DPRD Kota Batam, Ir. Suryanto, ini menjadi ajang penyampaian aspirasi mahasiswa dalam mengawal kinerja lembaga legislatif.

Menagih Komitmen Legislatif untuk Rakyat

Ketua Pengurus Daerah (PD) KAMMI Batam, Wahyu Kurniadi, menjelaskan alasan di balik hadirnya sosok Ir. Suryanto. Menurutnya, politisi tersebut tergolong vokal dalam mengawasi kebijakan daerah, sehingga mahasiswa ingin menguji langsung sejauh mana komitmen Komisi 3 DPRD Kota Batam terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kita sama-sama memiliki latar belakang sebagai pengkritisi kebijakan pemerintah. Lewat forum ini, kita ingin tahu sejauh mana Komisi 3, khususnya Pak Suryanto, berjuang untuk keberlangsungan Kota Batam dan apa saja yang sudah diperbuat,” ujar Wahyu usai acara.

Wahyu menegaskan bahwa kekuatan sekitar 200 kader aktif KAMMI Batam siap mengawal jalannya roda pemerintahan. Ia menekankan agar sikap kritis DPRD tidak berhenti pada wacana di meja diskusi semata.

“Kami menunggu gebrakan-gebrakan dari DPRD yang dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Batam. Kita berharap kekritisan itu tidak berhenti di forum saja, tetapi terealisasi dalam kebijakan pemerintahan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan melanjutkan agenda bertukar pikiran ini. Pihaknya akan menyambangi tokoh-tokoh daerah lainnya yang memiliki gagasan besar untuk pembangunan Kota Batam.

Mendorong Solusi Digital Tenaga Kerja dan Pajak

Menanggapi masukan tersebut, Anggota Komisi 3 DPRD Kota Batam, Ir. Suryanto, menyambut positif daya kritis kader KAMMI Batam. Ia menilai pandangan mahasiswa memiliki nilai tambah karena murni berbasis idealisme dan akademis tanpa ditumpangi agenda politik tertentu.

“Kami di pemerintahan membutuhkan banyak kritikan membangun dari mahasiswa karena memiliki bobot tersendiri. Gagasan teman-teman mahasiswa ini masih murni dan idealis, ini menjadi bahan bakar bagi kami di DPRD untuk terus memperjuangkan harapan masyarakat,” kata Suryanto.

Dalam dialog tersebut, diskusi mengerucut pada dua persoalan mendesak, yakni optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal serta modernisasi sistem perpajakan daerah.

Suryanto menilai pola pikir masyarakat Batam saat ini makin membutuhkan pelayanan yang efisien. Oleh karena itu, usulan mahasiswa mengenai pembuatan platform digital lowongan kerja dan kemudahan pembayaran pajak akan menjadi poin krusial yang ia dorong ke Pemerintah Kota Batam.

“Mahasiswa menyuarakan agar pemerintah mengambil langkah taktis, misalnya penyediaan platform lowongan kerja yang mudah diakses serta revolusi sistem pembayaran pajak agar tidak rumit. Ini gagasan yang sangat sinkron dan tinggal kita suarakan serta dorong agar Pemko Batam melakukan perbaikan,” pungkasnya.

(RAY)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments