BATAM, Batamist.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau mengambil langkah strategis dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Melalui Seksi Pemberdayaan Masyarakat Bidang P2M, lembaga ini menyelenggarakan Workshop Penggiat P4GN (SAKA Pramuka Anti Narkoba).
Kegiatan yang mendapat dukungan pendanaan dari DIPA BNNP Kepri tersebut berlangsung secara maraton selama dua hari. Acara ini terselenggara pada Senin dan Selasa (21–22/9/2026) bertempat di Edotel SMKN 2 Batam.
Peran Aktif Generasi Muda
Koordinator Bidang P2M BNNP Kepri, apt. Lisa Mardianti, S.Farm., M.M., membuka kegiatan tersebut secara resmi. Dalam sambutannya, ia memberikan penegasan penting mengenai pelibatan unsur pemuda dalam memperkuat ketahanan masyarakat.
Lisa juga menyatakan bahwa Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam menyebarluaskan pesan-pesan pencegahan narkoba.
“Upaya P4GN membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda melalui Gerakan Pramuka. SAKA Pramuka Anti Narkoba diharapkan menjadi wadah untuk meningkatkan pengetahuan, kepedulian, dan kemampuan anggota Pramuka dalam menyebarkan pesan anti narkoba,” ujar Lisa.
Selain itu, pembentukan penggiat P4GN ini bertujuan melahirkan generasi muda berketahanan diri kuat dan berkarakter positif. Mereka dipersiapkan untuk menjadi agen perubahan demi mewujudkan lingkungan bersih narkoba (Bersinar). Sebagai tanda pengukuhan, Lisa menyematkan pin serta menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada perwakilan peserta.
Materi Pelatihan Komprehensif
Selama dua hari pelaksanaan, panitia membekali para peserta dengan empat materi utama yang disampaikan langsung oleh narasumber dari BNNP Kepri.
Apt. Lisa Mardianti, S.Farm., M.M., membawakan materi tentang Kebijakan dan Strategi Nasional P4GN secara langsung kepada para peserta. Selanjutnya, Subkoordinator Seksi Pencegahan, Addlinsyah, S.K.M., memaparkan materi mengenai Metode Pencegahan P4GN.
Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama, M. Jasman Abdi, S.Pd., kemudian menjelaskan materi berikutnya terkait perspektif hukum. Terakhir, Subkoordinator Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Dian Arizka A., S.K.M., menyampaikan materi tentang Adiksi dan Rencana Aksi P4GN.
Sesi Diskusi dan Optimisme BNNP
Rangkaian workshop berakhir dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung hidup dan interaktif. Seluruh peserta mengikuti setiap sesi pelatihan dengan antusias tinggi.
Melalui program pelatihan yang komprehensif ini, BNNP Kepri menaruh optimisme besar. Para anggota SAKA Pramuka Anti Narkoba kini siap menjalankan peran strategis sebagai perpanjangan tangan BNN dalam mengedukasi masyarakat luas.
(RAY)




