TANJUNGPINANG, Batamist.id – Kota Batam kembali mengukuhkan dominasinya dengan meraih gelar Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tahun 2026. Keberhasilan ini semakin menegaskan konsistensi Batam dalam membina para penggiat Al-Qur’an di daerah tersebut.
Pengumuman kemenangan kafilah Kota Batam berlangsung saat malam penutupan MTQ XII Kepri di depan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Kamis (9/7/2026). Piala bergilir sukses dibawa pulang kembali ke Kota Batam.
Buah Kerja Keras Kafilah
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima langsung piala bergilir juara umum tersebut. Ia didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Batam.
Amsakar mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurutnya, mempertahankan gelar juara bukanlah hal mudah dan merupakan hasil dari proses panjang yang terukur.
“Prestasi ini merupakan buah dari perjuangan luar biasa para qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir, dan mufasirah yang telah memberikan penampilan terbaik serta mengharumkan nama Kota Batam,” ujarnya.
Proses Pembinaan yang Konsisten
Keberhasilan kafilah Batam tidak datang secara instan. Amsakar juga menjelaskan bahwa pemerintah telah menerapkan sistem seleksi berjenjang sebanyak tiga kali bagi seluruh anggota kafilah. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembinaan teknis intensif serta penguatan motivasi untuk membentuk mental juara sebelum berlaga.
Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Batam memastikan pembinaan berjalan berkelanjutan pada berbagai cabang, mulai dari tilawah, tahfiz, tafsir, hingga hadis. Strategi ini terbukti efektif menjaga kualitas peserta.
“Alhamdulillah, capaian ini semakin mengukuhkan konsistensi Kota Batam di ajang STQ dan MTQ tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Kami berhasil mempertahankan piala tetap selama tiga tahun berturut-turut,” kata Amsakar.
Sebagai penutup, Amsakar memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelatih, pendamping, ofisial, dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini bukan sekadar kebanggaan pemerintah, melainkan dedikasi bagi seluruh warga Batam yang telah memberikan doa dan dukungan.
“Juara umum ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Kota Batam. Terima kasih atas doa, dukungan, dan kepercayaan yang terus mengiringi perjuangan kafilah Batam,” tutupnya.
(RAY)



