JAKARTA, Batamist.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution menegaskan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Langkah ini diwujudkan melalui penyediaan solusi digital terintegrasi berbasis cloud, artificial intelligence (AI), dan cybersecurity.
Pihak manajemen menyampaikan komitmen tersebut dalam forum Transformasi Digital BUMN. Sementara itu, Danantara Indonesia menggelar forum strategis tersebut di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (5/5/2026).
Selanjutnya, agenda strategis ini menghadirkan 50 Chief Technology Officer (CTO) lintas sektor BUMN untuk memperkuat kolaborasi. Langkah tersebut sekaligus bertujuan mendorong integrasi sistem organisasi, aplikasi, dan platform data secara andal.
Hadirkan Solusi Bisnis Berbasis AI
Telkom Solution menghadirkan ekosistem solusi digital end-to-end yang mencakup konektivitas digital, layanan cloud, keamanan siber, hingga inovasi AI. Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, menyatakan kesiapan Telkom dalam memperkuat sinergi antar-BUMN melalui teknologi yang relevan dan berkelanjutan.
“Sebagai perusahaan digital nasional dengan kapabilitas dan ekosistem yang terintegrasi, Telkom mendukung transformasi digital BUMN melalui Telkom Solution yang menghadirkan solusi sesuai kebutuhan bisnis, termasuk pemanfaatan otomasi dan AI untuk meningkatkan produktivitas serta kinerja operasional perusahaan,” ujar Veranita.
Veranita menambahkan bahwa operasional BUMN saat ini membutuhkan sistem yang terkoneksi secara real-time sekaligus perlindungan data yang andal. Untuk itu, Telkom Solution menggandeng mitra global demi menghadirkan deteksi ancaman proaktif dan respons keamanan 24/7.
Membangun Tiga Fondasi Utama Kedaulatan Digital
Pada kesempatan yang sama, Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, memaparkan tiga fondasi utama Telkom dalam mengawal digitalisasi nasional. Tiga fondasi utama tersebut meliputi story, capability, dan sovereignty. Faizal menilai kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk membangun kapabilitas digital bersama (shared digital capability).
“Kami memiliki pengalaman dalam membangun dan mengelola transformasi digital berskala nasional dengan kapabilitas end-to-end mulai dari AI, IoT, cloud, hingga cybersecurity. Ke depan, pembangunan Indonesia perlu didukung oleh kedaulatan digital nasional, di mana data, platform, dan inovasi strategis dapat dikelola secara mandiri, aman, dan berkelanjutan di dalam negeri,” jelas Faizal.
Kurangi Ketergantungan pada Platform Global
Sementara itu, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menyoroti tingginya ketergantungan industri domestik terhadap platform digital global. Menurutnya, integrasi teknologi menjadi faktor strategis untuk menghadapi tantangan geopolitik dan dinamika regulasi pengolahan data.
“Telkom mengambil peran sebagai backbone digital nasional dengan memperkuat kapabilitas sovereign cloud, sovereign AI, dan sovereign cybersecurity. Langkah ini tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan kontrol data strategis nasional, tetapi juga membuka peluang monetisasi data, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan sumber pertumbuhan baru bagi BUMN,” kata Seno.
Melalui pendekatan terintegrasi ini, Telkom optimistis mampu meningkatkan efisiensi dan daya saing seluruh perusahaan pelat merah. Langkah taktis tersebut sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam membangun kedaulatan digital yang mandiri.
(RED)



