BATAM, Batamist.id – Pemerintah Kota Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat fondasi kota melalui penataan pembangunan infrastruktur Batam yang berkelanjutan. Langkah strategis ini dijalankan seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan investasi yang kian menggembirakan di wilayah tersebut.
Fokus Perbaikan Jalan dan Titik Banjir
Di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, penataan kota mereka tempatkan sebagai agenda prioritas utama. Hingga kini, sebanyak 12 dari 19 proyek perbaikan jalan telah rampung dikerjakan secara optimal.
Beberapa ruas jalan utama yang selesai diperbaiki mencakup:
- Ruas Jalan Gadjah Mada di depan Southlink.
- Jalur di atas underpass Yos Sudarso.
- Peningkatan jalan di area landing point Fly Over Sei Ladi menuju Fly Over Madani.
Selain akses jalan, pemerintah aktif menyelesaikan persoalan genangan air. Sebanyak 29 titik banjir telah pemerintah tangani melalui normalisasi saluran, pembangunan drainase, serta bangunan pelintas di berbagai wilayah strategis seperti Melcem Batu Ampar, Simpang Kabil, Cendana-KDA, Green Nongsa, hingga kawasan industri serta permukiman.
Komitmen dan Kesiapan Sektor Industri
Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa pembangunan fisik saat ini hadir demi menjawab kebutuhan kota yang bertumbuh pesat.
“Batam berkembang sangat cepat sebagai pusat industri dan investasi. Karena itu, infrastruktur dasar harus mampu mengimbangi pertumbuhan tersebut agar aktivitas ekonomi berjalan lancar dan masyarakat dapat menikmati lingkungan yang lebih nyaman,” ujarnya di Batam Centre.
Pihaknya berkomitmen untuk terus menggenjot percepatan proyek jalan dan drainase agar mobilitas masyarakat serta efisiensi logistik dapat berlangsung tanpa hambatan berarti.
Estetika Kota dan Sistem PJU Pintar
Di samping infrastruktur utama, BP Batam mempercantik ruang publik melalui program penghijauan kota. Penanaman tanaman bougenville juga BP Batam galakan di sejumlah ruas jalan protokol demi menciptakan lanskap yang hijau, bersih, dan estetik.
Pemerintah juga tengah menyiapkan penerapan sistem Penerangan Jalan Umum berbasis smart integrated PJU. Teknologi modern ini mempermudah petugas dalam memantau seluruh titik lampu secara realtime di jalur-jalur utama Kota Batam.
Keindahan dan tata kota yang baik menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelaku usaha global yang ingin menanamkan modalnya.
“Investor tentu melihat banyak aspek. Selain infrastruktur dan kemudahan investasi, mereka juga memperhatikan bagaimana sebuah kota ditata, kebersihannya, kenyamanan lingkungannya, serta kualitas hidup masyarakatnya,” tambah Li Claudia.
Para pemangku kebijakan mengoptimalkan arah kebijakan yang terintegrasi penuh. Hal ini memantapkan Batam bertransformasi menjadi kota modern yang kompetitif, ramah investasi, serta nyaman bagi warga maupun dunia usaha
(RAY)




